Tidak Punya Gedung Kantor Desa Warga Desa Duarato Bangun kantor Desa dengan JUAL HARI SENIN

photo0252 photo0253

Kantor Desa yang lama telah rubuh dalam masajabatan pejabat terdahulu, tanggal 7 september 2009. Selanjutnya pejabat pendahulu terpaksa pinjam pakai gudang peralatan listrik hibrid tenaga angin berukuran 8×5 meter dari dinas Pertambangan dan Energi kabupaten Belu. Kondisi ini berlangsung dari saat terjadinya sampai saat ini,

Menghadapi kondisi pusat pelayanan yang seperti ini, pejabat baru mencoba menghimpun para tokoh dan perangkat desa, untuk coba mencari solusi bersama. Lalu dalam pertemuan tersebut muncullah beberapa pikiran anatara lain; sumbangan tunai dibebankan ke KK, Jual hari senin, dan sumbangan dari putra putri desa yang berdomisili di luardesa. Akhirnya disepakati; Jual Hari Senin, dan mohon sumbangan dari putra-putri desa, yang berdomisili di luar desa Duarato. Pada bulan januari tahun 2014, mulailah dengn kegiatan jual hari senin, dengan tiap dusun Rp. 250. 000.per hari senin, ditagggungkan kepada pengguna jasa hari senin dalam desa.jika pengguna jasa dari luar desa, maka tenaga gotongroyong satu dusun dibayar dengan jumalah Rp. 500.000.Jenis kerja ditentukan oleh pengguna jasa, sesuai kebutuhan. Dan ternyata jasa itu digunakan juga oleh masyarakat dari desa tetangga. Sementara upaya pencarian dana berlangsung, pajabat barupun berjalan ke kantor-kantor Kabupaten untuk mencari peluang,  penuh harapan untuk dapat dibantu dari dinas-dinas yang ada di kabupaten. Dan ternyata perjalanan keliling dengan membawa data dan surat-surat permohonan itu menuai kegagalan. Kegiatan gotong-royong pencarian dana makin diperketat, .perjuangan mewujudkan mimpi pembangunan kantor Desa terus dipupuk.

Pada hari Sabtu tanggal 21 Maret 2015, Pembangunan kantor

Desa secara swadaya, resmi dimulai dengan ritual adat, agama, dan seremoni peletakan Batu Pertama. Acara dihadiri Pastor Paroki Nualain, Kabag Humas Setda Belu dan staf kameramen, Para Pemangku adat, dan tokoh masyarakat.Proses Pembangunan berlangsung secara bertahap sebagai berikut; tahun 2015, Pemangunan pondasi, dan slof dasar. Tahun 2016, tanggal 4 januari dimulai pemasangan tembok, dan selesi slof atas pada tanggal 15 mei 2016. Saat ini akan dilanjutkan dengn pembuatan atap, namun mengalami kesulitan dana.  Hasil penjualan hari senin januari tahun 2014 smpai dengan desember 2015, sudah dibelnjakan, Total Uang yang dikumpulkan sejauh ini sudah mencapai Rp. 70.000.000,-dan sudah di belanjakan, Untuk melengkapi pembangunan kantor desa pada 2016 dianggarkan dana sebesar Rp.40.000.000,- dari sumber dana operasional desa untuk keperluan Belanja Pintu , seng + rangka baja ringan, Namun masih dibutuhkan lagi sejumlah dana untuk penyelesaian.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.