Warga Desa Duarato Menggelar Ritual Bai A Tate “Permohonan Sebelum Tanam”

img_0972-small

duarato.desa.id : Ritual Bai a Tate Merupakan Tradisi Budaya yang biasanya dilakukan oleh warga desa Duarato dan Sekitarnya yang bernaung di bawah Keloroan Lamaknen. Ritual ini bertujuan untuk memohon kepada sang Pencipta dan Penguasa Semesta alam agar semua Benih yang ditanam tidak diganggu oleh Serangga maupun Burung, dan Hewan Liar seperti Babi Hutan. Ritual ini di awali dengan Ritual “An Tama” Atau Berburu Babi Hutan dan Hewan Liar. Setelah Ritual Tersebut Setiap Wanita dari Tiap Rumah Suku membawa Makanan berupa Nasi yang Dikumpulkan. Nasi yang terkumpul  kemudian di santap bersama dan sebagiannya Di bagikan kembali kepada semua Suku yang bernaung di dalam Wilayah adat Duarato. Serpihan Nasi yang jatuh saat di Tuang ke Tempat Penampungan Juga dibawah pulang oleh Warga untuk di campurkan dengan benih yang akan ditanam, Karena menurut kepercayaan warga benih tersebut akan tumbuh subur dan tidak akan di ganggu oleh hama Maupun binatang liar. Akhir dari Ritual ini adalah Ritus Solu A, atau Perjamuan bersama, Nasi yang terkumpul Kemudia dimakan bersama dengan hasil buruan  sebagai bentuk Kebersamaan.

Ritual ini menurut Seorang Tokoh Adat Duarato Victor Lesu bertujuan Sebagai Permohonan Kepada Sang Penguasa Alam Semesta agar Hama, Maupun Hewan Liar tidak mengganggu benih yang di tanam Oleh warga Sehingga dapat menghasilkan Hasil Panen yang melimpah. Lesu Juga Menambahkan bahwa Setiap Tahun Ritual ini  Dilaksanakan Sebelum Musim Tanam Dimulai Setelah Semua Lahan sudah dipersiapkan dan akan dilanjutkan Ritual Lain Setelah musim panen Tiba. Setiap Aspek Kehidupan Manusia ada Ritualnya, dari saat Manusia Lahir, Bertumbuh ,Menikah dan Saat Manusia Meninggal Ada Ritualnya masing-masing, tegasnya.

Kepala Desa Duarato yang juga turut hadir dalam ritual tersebut menyampaikan  bahwa pemerintah desa senantiasa mendukung setiap kegiatan adat yang diselenggarakan di Desa Duarato. Beliau menambahkan bahwa pada Tahun 2017 mendatang Akan Diadakan Ritual Serupa secara besar-besaran. Kita mendorong agar Pemerintahan Adat Di Desa ini terus menyelenggarakan kegiatan Ritual-ritual adat, Dan Tahun Depan Kita Akan Selenggarakan  Ritual Ini Secara Besar-besaran dan Tata cara penyelenggaraannya dari  Awal  sampai selesai dan Bahan yang digunakan  harus Sesuai  dengan yang dilakukan oleh Leluhur kita dulu, kita kembali kepada tradisi Leluhur, Tuturnya.

 Sebagai Bentuk perjuangan untuk mempertahankan tradisi ritual ini adalah salah satu agenda terpenting yang harus tetap dilaksanakan, dan Setiap Ritual adat ini merupakan Bagian dari Program Sekolah Seni Budaya Duarato.// Cikho Loe

Facebook Comments

2 Comments

  1. Merupakan suatu hal yang baik, agar tradisi dan adat istiadat kita dapat terjaga dengan baik….salam hormat buat pak desa goris mau

Tinggalkan Balasan