RUMAH ADAT DAN RUMAH WARGA LONGSOR AKIBAT HUJAN DAN ANGIN

IMG_3983sideka-duarato.desa.id.Hujan deras dan angin yang melanda wilayah kecamatan lamaknen, khususnya desa Duarato selama satu bulan terakhir mengakibatkan longsor dimana-mana. Khususnya di desa Duarato, berdasarkan pantauan pandu desa Duarato hari selasa tanggal 07-02-2017, beberapa rumah adat yang berada di kampung adat terancam longsor, khususnya rumah adat suku MOT. Beberapa batu yang disusun rapih mengelilinggi Sadan di depan suku MOT, rubuh dan menghantam rumah suku LIANAIN, yang berada tepat di bawah suku MOT akibat hujan dan angin yang tak kunjung berhenti.

Batu-batu yang rubuh akibat longsor ini, berdasarkan wawancara pandu desa Duarato dengan seorang masyarakat yang tinggal di salah satu rumah adat tersebut, diketahui bahwa rubuhnya batu-batu ini tidak diketahui secara pasti waktunya, setelah bangun pagi ia  melihat tempat itu sudah longsor. Di tempat ini juga berdasarkan wawancara dengan sekertaris desa Duarato, Paulus Mau Loko bahwa sudah pernah terjadi longsor di tempat ini sebelumnya. Dan longsor yang terjadi kali ini  sama dengan longsor yang terjadi kali lalu.

IMG_3969Ada juga salah satu rumah penduduk yang longsor dan tidak bisa ditempati lagi. Kepala keluarga Karlus Nak dan isterinya yang tinggal dirumah tersebut setelah ditemui pandu desa Duarato, mengatakan bahwa ruamh ini baru dibangun pada tahun 2013. Dan longsor ini sudah terjadi sejak kemarin hari senin 06-02-2017, namun saat itu rumahnya belum separah itu, malam itu juga keluarga itu memilih untuk tidur di rumah tetangga karena takut terjadi longsor yang lebih parah. Dan firasat itu betul bahwa malam itu longsor menghantam lagi rumah tersebut hingga kamar makan keluarga tersebut jebol sekitar 3 meter. Pada tanggal 07-02-2017, terlihat beberapa warga membantu keluarga Karlus Nak memindahkan barang-barang mereka ke tempat yang lebih aman. Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, namun kerugian mencapai jutaan rupiah.

Kepala desa Duarato menghimbau kepada masyarakat, agar tetap waspada karena saat ini hujan dan angin tak kunjung berhenti. Dan semoga tidak ada lagi tanah yang longsor dan kerusakan lainnya yang terjadi. bere-dion

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan