DUA MINGGU BERLANGSUNG PROGRAM SENIMAN MENGAJAR, 180 PESERTA TERLIBAT

duarato.desa.id : 27 Mei 2017 Program Seniman Mengajar yang berlangsung selama 19 Hari sejak Sabtu 12 Mei – 31 Mei Mendatang mengundang banyak simpati dari warga Di Tiga Kecamatan. Kegiatan yang berlangsung di Desa Duarato ini meliputi 5 Bidang Seni yang Di Dampingi Oleh Para Seniman yang berpengalaman  diantaranya Seniman Musik Asal Jakarta, Koordinator Rumah Musik Jakarta Ardi Firyasah, Seniman Tari  Asal Ponorogo, Pemilik Padepokan Tari Langen Kusuma Dedy Satya Amijaya, Seniman  Teater Asal Jembrana Bali Founder Kalanari Theater Movement Jogjakarta  Yang Juga Seorang Penulis dan Designer Buku Serta Perintis Sebuah Lembaga Budaya Di Bali Umah Sola Ibed Surgana Yuga, Seniman Rupa Asal Jakarta yang berkarya di bidang Seni Rupa Kontemporer Syaiful Ardianto, Serta Seniman Media Asal Atambua Belu,  Editor Video Di LPPL Belu TV Atambua Herminus M. Luan.

Dalam Pantauan pewarta desa Duarato para peserta yang datang dari Berbagai wilayah di sekitaran Desa Duarato cukup antusias mengikuti Proses Pembelajaran Seni yang berlangsung, Tidak tanggung – tanggung Kegiatan ini melibatkan 180 Peserta dari Kelima Bidang seni. Para Peserta berasal dari 3 Kecamatan yakni Lamaknen Selatan Desa Lutharato, Ekin, Loonuna, Nualain Para Pelajar SMP Satu Atap Wekakeu, SDK Nualain , dan SMPN Nualain. Sedangkan dari Kecamatan Lamaknen Desa Duarato, Fulur, Kewar, Lewalu, Dirun, Pelajar dan Guru SMPK St. Yosef Weluli. Serta Dari Kecamatan Raihat Desa Tohe Leten Mengutus satu Orang peserta.

Kepala Desa Duarato Gregorius Mau Bere Menyampaikan terima Kasih yang setingi -tingginya kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI yang telah Memilih Duarato sebagai Lokasi Kegiatan Seniman Mengajar , goris Juga Mengemukakan Bahwa Kegiatan ini Menjadi Sebuah Gerakan untuk Mengembalikan Potensi Seni Budaya Lokal ang hampir Ditinggalkan, Contohnya di Bidang Seni Lukis Sekarang Banyak Generasi Muda yang sudah Tidak tau Lagi tentang Motif lukisan Budaya timor khususnya Budaya Bunaq, Seni Tari juga Banyak yang Sudah Tidak tau Tebe bahkan Malu untuk melakukannya, Jadi Pengamatan Saya Kehadiran Teman-teman Seniman ini mengembalikan Segala Sesuatu yang telah tertepis Kemajuan zaman,  Tutur Goris.  Goris Melanjutkan Keberadaan Ini Akan Menjadi Oleh-oleh terindah bagi para generasi Muda sehingga para penerus bangsa ini tidak akan tertinggal dalam Budayanya Sendiri Mereka Kembali beraksi dalam kehidupan Budayanya, serta jati diri mereka yang akan terancam oleh kemajuan Zaman akan pulih Kembali.

Kegiatan ini akan Berakhir pada tanggal 31 Mei mendatang dan Di akhir Kegiatan ini Pemerintah Desa Duarato Bekerja Sama Dengan Para Seniman dan Pandu Badan Prakarsa Pemberdayaan Desa dan Kawasan ( BP2DK) akan Menggelar Sebuah  Festival Seni Budaya Kampung  di Kampung Adat Duarato. Dalam Festival ini  Menampilkan Beberapa Pertunjukan  Karya Seni  yakni Tari-tarian yang terdiri dari 6 Kelompok, Pertunjukan Teater yang diangkat dari Cerita Lokal Bunaq, Lagu-lagu Daerah, Serta Pameran  Ukiran Tradisi yang Diaplikasikan dalam Media Tembok, Kolase hasil Karya Anak-anak Pelajar SD dan SMP, juga akan diputarkan sebuah Video Dokumenter Budaya hasil karya Peserta Seni Media. Kegiatan ini akan Dilaksanakan pada hari Selasa Jam 10.00 Pagi bertempat di Kampung Adat Duarato.

Foto dan Liputan : Suri Lebo Eduardus

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.