Bangun Desa Dengan Sideka Bersama 5776 Desa Seluruh Indonesia

Logo Sideka

Tasikmalaya 31/10/2018 : Berdasarkan amanat pasal 86 undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang pembangunan sistem informasi desa dan pembangunan kawasan perdesaan beberapa point yang diatur dalamnya

 

(1). Desa berhak mendapatkan akses informasi melalui sistem informasi Desa yang dikembangkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.

(2). Pemerintah dan Pemerintah Daerah wajib mengembangkan sistem informasi Desa dan pembangunan Kawasan Perdesaan

(3). Sistem informasi Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (2) meliputi fasilitas perangkat keras dan perangkat lunak, jaringan, serta sumber daya manusia.

(4). Sistem informasi Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (2) meliputi data Desa, data Pembangunan Desa, Kawasan Perdesaan, serta informasi lain yang berkaitan dengan Pembangunan Desa dan pembangunan Kawasan Perdesaan.

(5). Sistem informasi Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dikelola oleh Pemerintah Desa dan dapat diakses oleh masyarakat Desa dan semua pemangku kepentingan.

(6). Pemerintah Daerah Kabuten/Kota menyediakan informasi perencanaan pembangunan Kabupaten/Kota untuk Desa.

Sistem Informasi Desa berisi tentang data desa, data pembangunan desa, kawasan desa, dan informasi lain yang berkaitan dengan pembangunan desa. Informasi berkaitan dengan pembangunan kawasan perdesaan juga wajib disediakan oleh pemerintah di tingkat Kabupaten/Kota. Informasi-informasi ini dibuka menjadi data atau informasi publik yang dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat.

Sistem Informasi Desa, yang mana dalam aturannya harus disediakan oleh pihak pemerintah Kabupaten, bertujuan agar :

(1). Untuk penguatan pengawasan pembangunan desa, dengan adanya Sistem Informasi Desa yang terbuka bagi publik maka pengawasan pembangunan desa akan semakin jelas dan tepat sasaran.

(2). Untuk penguatan pemetaan kondisi dan potensi desa, dengan adanya Sistem Informasi Desa kondisi dan sektor-sektor yang menjadi potensi unggulan desa dapat didokumentasikan dan dikedepankan dengan baik.

(3). Untuk penguatan kualitas pelayanan publik desa, dengan adanya Sistem Informasi Desa, data-data dan dokumen surat menyurat untuk pelayanan publik deasa  akan lebih akurat dan cepat didapat, sehingga kualitas pelayanan publik desa meningkat.

Badan Prakarsa Pemberdayaan Desa dan Kawasan (BP2DK)sebagai Organisasi lembaga Nirlaba yang melakukan pemberdayaan Desa dan kawasan di Indonesia, memperkuat Kapasitas dan Kemanpuan Masyarakat Pedesaaan, Aparat Desa serma Bersama Memperkuat Ekomoni Pedesaan dalam Mewujudkan Kemandirian Desa, Bekerjasama dengan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi ( BAKTI ) Kemenkominfo menyediakan sebuah platform tata kelola desa yang terintegrasi dengan beberapa aplikasi tata kelola desa diantaranya kependudukan yakni prodeskel, keuangan siskeudes serta data geospasial yakni pemetaan desa.semua aplikasi ini terintegrasi sehingga memudahkan pemerintah desa dalam pengelolaan pemerintahan serta desa juga mampu bersuara lebih keras dengan mengabarkan berita tentang desa setiap saat.

Setiap data dan informasi dari desa tersebut akan disajikan melalui website desa dalam bentuk infografis dan berita sehingga keterbukaan informasi publik dapat diakses oleh  publik, baik itu pemerintah supra desa maupun masyarakat luas.

Adapun keunggulan platform sideka adalah memiliki Fitur Kunci  diantaranya

(1). Antarmuka yang Mudah dan Cepat.

Dengan antarmuka spreadsheet yang seragam, pemerintah desa dapat dengan cepat mengelola data kependudukan, data keuangan, dan data kemiskinannya. Penyaringan, pengurutan, dan pencarian data dapat dilakukan dengan beberapa klik saja.

(2).Pelayanan Publik yang Optimal

Dengan fitur surat-menyurat yang terintegrasi dengan data-data desa maupun supradesa. Pemerintah desa dapat melayani kebutuhan masyarakat desa dalam pembuatan surat keterangan dengan optimal. Surat yang dapat dengan mudah dibuat dengan Sideka antara lain, surat keterangan domisili, surat keterangan kepemilikan tanah, surat keterangan tidak mampu, dan sebagainya.

(3). Data di Cloud dengan Sinkronisasi Offline-Online Pintar

Sideka dapat digunakan di pelosok desa yang tidak selalu mempunyai koneksi internet. Sideka akan tetap dapat digunakan di saat tidak ada koneksi internet, dan setiap perubahan akan disinkronisasi ke cloud ketika terkoneksi kembali ke internet.

Selain menyediakan platform BP2DK juga berkomitmen terhadap pendampingan dan penguatan kapasitas bagi 5776 Desa di seluruh indonesia yang sudah menggunakan paltform sideka dengan harapan desa mampu menjadi sumber data dan informasi yang akurat dan up to date, serta desa mampu membangun jejaring kerjasama antar desa dan memanfaatkan website desa untuk berkomunikasi dan menjual produk desa. Dengan terbangunnya jejaring antar desa desa dapat bertukar informasi bahkan produk desa.

Dengan Demikina Platform Sideka selain membantu pemerintah desa dalam tatakelola pemerintahan juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Dari sekian banyak aplikasi serupa Sideka patut menjadi pilihan.

Link ref :  (sideka.id) ,  (bp2dk.id)

S.L.Eduard ( Nusa Tenggara Region Officer BP2DK)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan