TNI membantu masyarakat membuat kerajinan tikar

TNI membantu masyarakat membuat kerajinan tikar
TNI membantu masyarakat membuat kerajinan tikar

Membantu usaha-usaha untuk kesejahteraan masyarakat, Satuan tugas pengaman perbatasn RI-RDTL Yonif R 408/Sbh Prajurit Dua Ahmad Salamani dari anggota Pos asumanu Pos Asumanu membantu masyarakat membuat tikar dengan bahan dasar daun lontar, bertempat di Dusun Fatubeilao, Desa Asumanu, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu.

Kegiatan ini dilakukan atas kepedulian pos Asumanu kepada masyarakat, bertujuan untuk membantu mendongkrak usaha dari tingkat kecil dan menengah sehingga kemakmuran masyarakat yang ada di perbatasan tercukupi.

Apalagi proses kerajinan tangan seperti tikar ini pembuatannya tidak segampang apa yang kita bayangkan. Dalam proses pembuatan kerajinan tersebut bahan daun lontar harus di jemur sampai daunnya benar-benar kering. Daun lontar yang sudah kering tersebut kemudian dipotong-potong (1cm – 2 cm) sesuai keinginan yang nantinya akan kita anyam.

Danpos Asumanu, Sertu Nerdha A menyampaikan, “salah satu anggota saya Prada Ahmad S juga berasal dari desa yang mengenal cara membuat anyaman. Karena orangnya yang rajin dan juga Kreatif membuat kerajinan anyaman, sehingga dia bisa membantu membuat kerajinan tikar. Saat dia membantu warga desa dengan lihai tanganya membuat tikar dari daun lontar tersebut.” Ungkapnya.

Ibu Elsa (50) menyampaikan ucapan terimakasih kepada Satgas Pos Asumanu khususnya Anggota pos pak Ahmad S yang ikut terjun langsung membantu kami, sehingga cepat selesai dan membuat kami bertambah semangat.Semoga kebaikan Anggota TNI Satgas Pamtas Yonif Raider 408/Sbh Pos Asumanu yang sedang melaksanakan tugas menjaga perbatasan RI-RDTL selalu di berikan kesehatan dan keselamatan.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan