Penantian para Petani perbatasan berbuah Manis


Penantian para Petani perbatasan berbuah Manis

Dari kejauhan sepanjang mata memandang terlihat sawah yang membentang,dengan hamparan padi yang mulai menguning.bulir-bulir emas ini menanti petani untuk segera memanen nya,karena itu jerih payah petani yang selama ini menjadi komoditi masyarakat lamaksenulu.


Penantian para Petani perbatasan berbuah Manis

semua itu juga tak lepas dari perhatian TNI dari Satgas pamtas RI-RDTL Yonif Raider 408/Sbh Pos Delomi,itu terlihat saat TNI dan warga Desa lamaksenulu,kec lamaknen kab belu .bersama-sama memanen padi milik bapak Anton Leo.senyum keceriaan mengiringi mereka saat tangan-tangan petani menyabet batang-batang padi.

kepedulian TNI kepada warga cukup besar,apa lagi penantian mereka selama ini berbuah manis,karena padi yang mereka tanam sudah siap panen.di mana nanti hasil tersebut bisa di jual,dan sebagian lagi untuk di konsumsi.bahkan tak jarang juga mereka menyiapkan untuk bibit,agar pada musim tanam tahun depan warga tak lagi membeli bibit padi.

kehadiran TNI di tengah-tengah warga bagi mereka sebuah kehormatan,menurut beberapa warga TNI sangat baik,mau turun ke sawah membantu para petani.hal ini juga mendapat respon positif
dari bapak anton loe,menurut bapak anton selama ini kerja sama TNI dan warga sangat harmonis,banyak kegiatan yang sudah di lakukan TNI.

“kami sangat bersyukur di mana TNI dari yonif raider 408 ini,mau turun membantu kami.sehingga warga pun merasa ada perhatian dari TNI,saya bangga pada TNI”.tutur bapak anton loe.

tanggapan positif juga datang dari Danpos delomil Lettu Inf Dwi Sulistyo.N.menurut danpos masa panen ini,adalah masa penantian yang panjang.di mana dengan segala kekuranga,terutama air.tetapi berkat kegigihan warga kini musim itu telah tiba,yaitu panen padi.

penantian warga berbuah manis,di mana di sawah banyak warga mulai bergotong royong memanen padi mereka,kami berharap semoga jerih payah ini menjadi komoditas yang bisa menghasilkan uang dan biasa nya setelah panen,warga harus mengisi di karung-karung mereka,kemudian di angkut ke penggilingan padi.Ungkap Danpos

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan