Kualitas Kain Tais Buatan Warga Desa Kewar Yang Tidak di Ragukan Lagi

Kualitas Kain Tais Buatan Warga Desa Kewar Yang Tidak di Ragukan Lagi
Kualitas Kain Tais Buatan Warga Desa Kewar Yang Tidak di Ragukan Lagi

Satgas pamtas RI-RDTL sektor timur yonif Raider 408/SBH pos Kewar melihat adanya peluang usaha rumahan bagi ibu rumah tangga di perbatasan Indonesia desa Kewar kecamatan Lamaknen kabupaten Belu.

Membina desa daerah nya merupakan salah satu bagian dari tugas prajurit TNI yang ada di perbatasan, hal tersebut lah yang dilakukan oleh anggota pos Kewar prajurit satu Bahrul dan satu orang rekannya untuk mengetahui dan memberikan wawasan kepada masyarakat.

Di rumah bapak Petrus loe pratu Bahrul melaksanakan anjangsana dan melihat istri dari bapak Petrus loe yang sedang menenun kain tais. Kain tais merupakan salah satu kain tradisional di perbatasan yang digunakan untuk kegiatan adat setempat.

Dari menenun kain tais inilah istri bapak Petrus loe membantu perekonomian keluarga nya dengan menjual kain yang telah ia tenun, harga dari kain tais ini bervariasi, mulai dari 250 ribu hingga 1 juta rupiah dilihat dari ukuran dan bahan pembuatannya.

Istri dari bapak Petrus loe sangat senang dikunjungi oleh prajurit TNI dikarenakan anggota pos Kewar dapat mempromosikan hasil buah tangannya. Anggota pos Kewar pun siap membantu mempromosikan kain tais buatan warga desa Kewar yang dapat membantu perekonomian masyarakat di perbatasan, hal tersebut di sampaikan oleh komandan pos Kewar Serka Bambang Sulistyono.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan