TNI dan kelompok tani tanam sayur

TNI dan kelompok tani tanam sayur
TNI dan kelompok tani tanam sayur

Di musim panas seperti ini nilai penjualan sayur mayur di pasar builalu cukup tinggi,di karenakan banyak lahan yang kering akibat musim kemarau ini.melihat potensi ini tni dari Satgas Pamtas Raider 408/Sbh Pos Delomil mengajak kelompok tani dusun builalu untuk mengelola lahan milik bapak Kamalius ,bapak kamelius juga merupakan kelompok tani dusun builalu desa lamaksenulu kec lamaknen kab belu.lahan yang di olah TNI dari Yonif Raider 408/Sbh dan kelompok tani itu dengan panjang 100 m dan lebar 60 m.sedangkan jenis tanaman yang di isi berbagai macam ada kubis,sawi,kangkung,bayam dan tomat.lahan ini juga sangat strategis karena berada di pinggiran sungai.potensi ini di manfaatkan dengan tni dengan menggandeng warga binaan yang masuk dalam kelompok tani,bertujuan agar mereka bisa di ajari cara bercocok tanam yang baik sehingga hasil yang di panen pun bisa melimpah.proses pembuatan bedengan yang di ajari tni kepada warga kelompok tani di terima dengan baik.tni juga mengajari cara yang baik bagai mana beecocok tanam,yaitu seluruh bedengan di beri plastik sehingga saat tanam tumbuh bisa bagus dan rapi.juga mencegah tumbuh nya rumput.tni banyak memberikan pola dan cara mengolah pupuk dari kotoran sapi sehingga kelompok tani tidak tergantung pada pupuk kimia.mengingat wilayah lamasenulu banyak kandang sapi sehingga kotoran nya bisa di manfaatkan untuk pupuk kompos pada tanaman sayuran.

menurut bapak kamelius bere mau,selama ini mereka hanya menanam sayuran untuk di konsumsi sendiri.tetapi dengan ajakan dari tni satgas yonif raider 408/sbh mereka banyak tau dan mengerti sehingga bersama tni juga,kelompok tani ini membuka lahan yang lebih luas dengan tujuan agar hasil nya nanti akan di jual ke pasar builalu.

“selama ini kami kelompok tani dusun builalu ini di bentuk hanya untuk tanaman padi,kacang hijau dan kacang tanah saja,tapi baru kali ini anggota tni dari satgas yonif raider 408/sbh ini yang mengajak untuk mengolah lahan kami,untuk bertanam sayuran.kami juga sangat kagum sama tni karena lahan yang kami olah ini sangat panjang dan lebar.biasa nya kami tanam sedikit saja”.ungkap bapak kamelius bere mau.

kepedulian tni dalam menggandeng kelompok tani karena tni juga ingin agar warga masyarakat bisa meningkatkan ekonomi mereka,yaitu dengan mengolah lahan-lahan mereka agar bisa menghasilkan sayuran yang baik tanpa tergantung pada sayuran yang datang dari atambua.menurut danpos delomil Lettu Inf Dwi Sulistyo.N bahwa prakarsa yang di lakukan tni karena tni melihat ada potensi baik sehingga tni menggandeng kelompok tani dusun builalu yang aktif, sehingga bersama-sama bisa mengolah lahan mereka khusus nya yang berada di pinggiran sungai.
“tujuan tni mengajak kelompok tani ini,karena kami melihat ada potensi bagus yang di dukung dengan air yang dekat,sehingga kami bisa mengajak kelompok tani dusun builalu untuk mengolah lahan dan di jadikan kebun sayur mayur”.tutur danpos delomil.
di harapkan kedepan agar apa yang sudah di ajari tni bisa di teruskan bagkan di tingkatkan oleh kelompok tani ini.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan