TNI AJAK WARGA BATAS BERSAFETY RIDING UNTUK CIPTAKAN RASA AMAN DALAM BERKENDARAAN

“Mari kita bersama-sama menciptakan suasana aman dalam berkendaraan roda dua” ungkap Kpda Edi Siswanto kepada warga Dusun Holguju Desa pada Sabtu 24 Agustus 2019 disela-sela acara tradisi penjemputan calon pengantin Suku Lakmaras di Desa Henes Henes Kecamatan Lamaknen Selatan Kabupaten Belu. Bersama dengan 3 orang rekannya, Kopda Edi melaksanakan sosialisasi Safety Riding yang belakangan ini gencar dihimbau oleh pemerintah Indonesia. Dia juga menjelaskan tentang keuntungan dan kerugian menggunakan helm standar SNI.

Hal-hal yang tidak diinginkan seperti halnya kecelakaan dalam berkendaraan bisa saja terjadi kapanpun dan di manapun. Terlebih di wilayah Kecamatan Lamaknen selatan di mana kondisi geografisnya merupakan tanjakan dan turunan tajam dengan fasilitas jalan mesih berupa tanah berbatu lepas, sehingga rentan terjadinya kecelakaan.

Sosialisasi yang dilaksanakan oleh anggota Pos Lakmaras Kipur II Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif R 408/Sbh ini merupakan bentuk dari pelaksanaan perintah Komandan Satgas Mayor Inf Joni Eko Prasetyo, S.IP. untuk terus berupaya membantu pemerintah dalam meningkatkan kualitas dan taraf hidup serta kesulitan masyarakat wilayah sekitar pos disamping melaksanakan tugas pokoknya sebagai pengaman perbatasan. Perintah dari Komandan Satags ini selanjutnya dikembangkan oleh Danpos Lakmaras Lettu Inf Doni Hidayat dalam kegiatan komunikasi sosial dengan masyarakat sekitar pos yang salah satunya berupa sosialisasi berkendara roda dua dengan aman. Bukan sekedar hanya untuk mematuhi aturan berlalu lintas, namun juga demi menjaga keamanan dan keselamatan warga sendiri dalam berkendaraan. Keluarga sendiri juga turut berperan serta dengan cara mengingatkan untuk selalu menggunakan helm berstandar demi menjaga keamanan dan keselamatan dalam menggunakan roda dua. Ingatkan mereka bahwa keluarga selalu menanti di rumah kedatangannya, demikian arahan Danpos Lakmaras kepada anggotanya.

Warga yang hadir dalam acara tersebut terlihat sangat tertarik dan antusias dengan penyampaian anggota Pos Lakmaras tersebut. Salah seorang warga yang antusias mengikutinya adalah Bapak Louise Mau Koli, 46 tahun, yang sehari-harinya bekerja sebagai petani kebun, mengatakan bahwa berhelm itu sangat penting karena menyangkut nyawa kita juga, apalagi di daerah yang bergunung-gunung seperti di Henes ini. Dalam kesehariannya, ia harus berkendaraan selama + 2 jam menuju kota Atambua dengan motornya untuk menjual hasil kebun maupun mencari bahan untuk memenuhi kehidupan dan kebunnya. Warga sangat berterima kasih telah diingatkan oleh Satgas untuk bersafety riding.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*