Kampung Adat Duarato Akan dijadikan Cagar Budaya

duarato.desa.id; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu melalui Bidang Kebudayaan melakukan kegiatan Pembinaan Sejarah Lokal Bagi Pranata Adat dan Pemerintah Desa Duarato Kamis 25 Maret 2021 di Kantor Desa Duarato.

Dalam Kegiatan ini Hadir Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu Hendrikus Andrada, Camat Lamaknen Hironimus Mau Luma,S.Pd.MM.

Kabid Kebudayaan , Bersama Nai Duarato, dan Kepala Desa

Dalam Sambutannya Kabid mengemukakan bahwa Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk menggali dan mencari informasi tentang sejarah kampung adat Duarato yang kemudian akan dijadikan cagar budaya melalui dokumen resmi dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu. Menurut Kabid untuk mennetukan layak tidak layaknya sebuah Objek Kebudayaan menjadi cagar budaya akan ditentukan oleh tim ahli cagar budaya dan di kabupaten belu sendiri belum ada tim ahli cagar budaya, dinas pendidikan sudah merekomendasikan 5 orang dari latar belakang Arkeologi, Antropologi dan Arsitektur untuk kemudian disertifikasi menjadi tim ahli cagar budaya. Sementaradalam Proses penggalian informasi tentang objek Kebudayaan di Duarato Sama Nai Duarato, Fetor dan Kepala Desa serta para tetua adat akan dijadikan nara sumber untuk mengumpulkan informasi yang kelak akan ditindaklanjuti untuk proses penetapan cagar budaya.

Sementara Itu Camat Lamaknen Hironimus Mau Luma,S.Pd.MM menghimbau agar para tetua adat, dan masyarakat Duarato bisa memberikan informasi yang benar dan detail sehingga proses penetapan Kampung Adat Duarato Mejadi Cagar Budaya berjalan lancar.

Ama Nai Duarato Yosef Mau Leon mengapresiasi inisiatif dari Pemerintah Kabupaten Belu dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten Belu untuk menetapkan kampung adat duarato menjadi Cagar budaya . “Duarato adalah Kenaian Tertua di Keloroan Lamaknen dan Mot Taebere adalah Mot Bunaq pertama di Loro Lamaknen, Loro Lamaknen Pertama Dikukuhkan di Duarato” tuturnya.

Foto dan Liputan : Tim Media Desa Duarato

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan